Mashum Blog

Sebaik-Baik Manusia adalah yang Bermanfaat Buat orang Lain

Langkah Kecil Membangkitkan Minat Baca

Tinggalkan komentar

 Sejarah telah mencatat bahwa tulisan merupakan elemen penting dalam perubahan sejarah manusia. Tulisan bahkan merupakan sebuah symbol peradaban sehingga pembagian masa lalu menjadi dua bagian besar yakni sejarah dan pra sejarah di dasarkan pada ada tidaknya sebuah tulisan. Sebuah tulisan, apapun bentuknya, sebenarnya sebuah pesan yang mencoba untuk mempengaruhi pemikiran orang lain. Tentu saja tidak semua tulisan mampu melakukan itu. Yang lebih utama, setiap penulis berupaya memberikan manfaat melalui tulisan yang dia ciptakan. Alangkah indah jika bisa memperbaiki kondisi lingkungan para pembacanya.

Permasalahan Cara Memanfaatkan Aneka Potensi Perpustakaan

Perpustakaan mempunyai banyak potensi yang layak dikembangkan. Antara lain bahan pustaka, anggota, pengelola, dan lahan untuk menampungnya. Tersedianya pustaka cetak terutama pada perpustakaan konvensional memudahkan akses informasi tanpa mengandalkan tenaga listrik. Dengan penerapan internet, akses materi pustaka semakin mudah dan cepat. Selain itu sumber referensi yang didapatkan lebih lengkap. Bahkan jangkauan teknologi ini lebih luas karena mampu melintasi batas negara dalam hitungan detik Ketika seorang anggota perpustakaan bermaksud mengakses informasi melalui perpustakaan, dia bisa memilih apakah akan menggunakan pustaka cetak maupun elektronik. Untuk menghemat biaya, perlu diadakan pelayanan pesanan yang memungkinkan anggota memesan terlebih dulu informasi yang diinginkan, sehingga bisa disesuaikan waktunya bila ada anggota lain yang kebetulan juga bermaksud mengakases informasi yang sama. Mungkin beberapa anggota yang mencari informasi yang sama bisa berdiskusi tentang informasi tersebut supaya mendapatkan masukan dari sudut pandang orang lain.

Tujuan

Pembaca yang berbudi, punulis bermaksud memberikan sumbangan pemikiran yang aplikatif terhadap perkembangan minat baca masyarakat dengan cara mencatat atau merekam apresiasi para pengunjung perpustakaan. dan/ atau kualitas layanan perpustakaan.

Landasan teori

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan”

-Al Qur’an Surat Al Alaq ayat 1

”Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya”

-Hadits Rasulullah Muhammad SAW

Pembahasan – Strategi mengoptimalkan potensi perpustakaan

Untuk meningkatkan minat baca masyarakat, pencinta perpustakaan pantas melakukan beberapa langkah yaitu:

1. Meminta komentar tertulis dari tiap pengunjung dan anggota setiap kunjungan atau

   bisa dikirim melalui SMS

Adanya tanggapan anggota akan menjadi masukan bagi pengelola seberapa baik kesesuaian materi pustaka dengan kebutuhan anggota/pengunjung. Semakin banyak komentar positif menunjukkan perpustakaan mmampu memenuhi kebutuhan. Hal ini perlu dipertahaankan dan ditingkatkan. Sebaliknya jika banyak komentar negative, ini sebagai tanda bahwa perpustakaan harus segera membenahi layannannya. Tidak hanya dalam hal kelengkapan materi piustaka, tetapai juga dalam sosialisasi cara mendapatkan materi yang dibutuhkan dengan cepat dan tepat.

Selain itu, adanya masukan akan lebih mudah untuk disusun sebagai data yang berhubungan dengan minat, motivasi, partisipasi dan harapan anggota. Sehingga pihak pengelola juga akan lebih tepat dalam mengevaluasi kinerja dan memperbaikinya supaya sesuai dengan harapan para pengguna perpustakaan. Dengan demikian beberapa hal strategis dalam kinerja segera terpenuhi termasuk kelengkapan; ketepatan antara data dan fakta; serta pembaruan materi pustaka sesuai dengan perkembangan informasi yang terbaru. Kepedulian para pengguna dalam menuliskan komentar bisa menunjukkan tingkat apresiasi dari anggota atau pengunjung terhadap materi pustaka. Oleh karena itu walaupun komentar para anggota ini sederhana atau bahkan serupa, yang lebih utama ada bukti secara tertulis atas harapan para pengunjung yang sebenarnya dan bukan hanya formalitas. Pada awalnya, mungkin akan terasa enggan menuliskan tanggapan yang sudah lazim dan dianggap sepele. Selanjutnya akan terasa manfaatnya ketika aktivitas menulis ini sudah menjadi kebiasaan. Pencatatan atas setiap kegiatan yang telah dilakukan sangat penting karena. Akan menunjukkan perbaikan aktivitas kita setiap hari. Dengan adanya dokumentasi, pihak yang berkepentingan akan mengetahui dengan mudah kapan saja dan di mana saja. Jadi tidak tergantung pada 1 atau 2 petugas saja.

2. Menawarkan sistem sewa kepada anggota perpustakaan untuk mengakses buku-buku

    baru yang bermutu sesuai dengan kebutuhan

Saat ini animo masyarakat dalam pembelian buku bacaan (sebagai salah satu jenis media informasi) tidak sebesar pembelian barang lain, misalnya untuk makan dan minum. Menurut peneliti H Ardito Bhinadi SE Msi, berdasarkan hasil survei Biaya Hidup Mahasiswa DIY Tahun

2008 ada tiga komponen biaya hidup terbesar mencakup biaya makanan dan miniuman 31%, pondokan 17%, dan transportasi 10%. Sedangkan biaya untuk pembelian buku pelajaran yakni 3%. Sebenarnya kebutuhan dan kemampuan manusia dalam menerima informasi adalah lebih besar daripada kebutuhan dan kemampuan menampung makanan maupun minuman. Buktinya manusia makan dan minum hanya melalui sebuah mulut. Walaupun dia mampu makan minum dalam jumlah banyaak, sesungguhnya sangat terbatas pada ukuran perutnya dan jika terlalu berlebih akan membebani sehingga menguras efisiensi kerja organ tubuhnya. Sedangkan dalam menerima informasi, manusia bisa mengindera lewat 2 mata, telinga, dan lubang hidung serta lapisan kulit pada permukaan tubuhnya. Seandainya Anda sedang berbicara dengan orang lain di sebuah taman, bisa jadi Anda juga mendengar kicau burung di sela-sela riuhnya anak-anak yang sedang bermain sementara mata dan hidung Andan menangkap informasi lainnya secara serentak karena informasi bersifat abstrak dan Allah menciptakan otak manusia dengan kapasitas jutaan sel saraf yang saling berhubungan. Hal ini menunjukkan besarnya kebutuhan atas media informasi termasuk buku bacaan dan kemampuan berarti bahwa minimnya pembelian buku lebih disebabkan pada kesadaran diri yang kurang optimal berorientasi pada nilai waktu dan ilmu, bukan semata-mata karena minat baca dan daya beli. Jadi yang perlu dicermati adalah perihal kesadaran untuk meningkatkan kualitas diri dan strategi untuk menyiasatinya. Artinya seseorang akan peduli pada jumlah dan jenis informasi yang ia terima jika dirinya benar-benar sadar atas pentingnya menguasai informasi terutama ilmu termasuk teori dan prakteknya. Dirinya akan semakin sadar manakala dia bisa mendapat manfaat yang lebih banyak. Alih-alih hanya menerima informasi, dia juga akan mampu mengembangkan informasi tersebut sesuai dengan kebutuhan sehari-hari sehingga dia juga bisa menjadi sumber informasi dan memberi manfaat bagi orang lain. Betapa senang jika setelah menerima, kita bisa membalasnya dengan pemberian yang lebih baik.

3.Membangun komunitas yang suka belajar dan terus memperbaiki diri

Secara logika praktis seseorang akan lebih untung jika menerima sebanyak-banyaknya dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya. Ini wajar. Tetapi kalau kita perhatikan, dengan lebih banyak memberi dari pada menerima akan membuat diri lebih produktif sehingga lebih bermanfaat. Jika orang ini selalu berusaha bermurah hati dalam berbagi manfaat dengan merendahkan hatinya di hadapan Yang Maha Pemurah, maka sepantasnya dia akan merasakan nikmatnya kejernihan ilmu (hikmah) Orang semacam ini bagaikan sebuah selang yang terhubung dengan kran untuk mengisi beberapa bejana penampung air. Ketika kran dibuka, air mengalir memenuhi bejana-bejana tersebut melalui selang. Pada suatu bejana air tidak mampu memenuhi bejana tersebut karena bagian dindingnya berlubang. Dari lubang kecil itulah air terus mengalir ke penampung air lain yang lebih rendah letaknya. Walaupun tidak pernah dipenuhi air, ternyata bejana ini selalu tampak bening karena air yang masuk ke dalamnya membilas dinding bejana tersebut sebelum keluar melalui lubang membawa partikel padat yang larut bersamanya sehingga

hampir tidak ada endapan di dasar bejana ini. Sedangkan bejana indah yang telah terpenuhi air mulai tampak keruh karena air yang masuk akhirnya diam sehingga dinding bejana ini mulai tampak kusam dan timbul endapan partikel-partikel padat di dasar bejananya. Orang yang mengamalkan dan mengajarkan ilmu bagaikan bejana yang mengalirkan air melalui lubang-lubang pada dindingnya. Semakin tinggi permukaan air dalam bejana, semakin deras pula air menyembur ke luar bejana sehingga makin jauh jangkauannya. Pengamal dan pembagi ilmu tidak akan berkurang ilmunya. Justru semakin banyak ia membagi ilmu yang bermanfaat, semakin jernih makna ilmu yang ia kuasai. Inilah yang membedakan bekal berupa ilmu dan mengamalkannya adalah lebih baik dari bekal harta yang bisa kita kumpulkan. Jadi pastikan bahwa setiap dalam waktu yang berlalu kita mendapatkan ilmu, mengamalkan, menuliskan dan mengajarkannya.

4. Membina para anggota supaya menuliskan ide, opini, usul, dan berbagai masukan

    yang terlintas dalam hati mereka

Para pengunjung hendaknya memberikan keritik perbaikan dan saran pengembangan kepada pengelola perpustakaan supaya segera diakomodasi, ada baiknya para anggota mengkaji

secara mendalam bersama pengelola sehingga pengelola mudah menerapkan perbaikan tersebut. Dengan demikian peningkatan layanan bisa segera terwujud. Pembaca yang berbudi, kegiatan penulisan sangat banyak manfaatnya. Yang jelas kita bias mengungkapkan isi benak atau pikiran kita yang terlintas walaupun sederhana. ketika terbersit suatu hasrat seseorang untuk meraih cita-cita, mungkin dia belum tahu bagaimana cara yang harus ditempuh. Jika dia menulliskan hasrat tersebut, secara tidak langsung ada yang mengingatkannya ketikka dia membaca tulisannya sendiri. Secara alami, kumpulan tulisan satu orang atau lebih bisa jadi merupakan gagasan menarik bagi seorang pembaca. Jadi ada orang yang mendapatkan manfaat, selayaknya tulisan-tulisan tersebut disebbaluuaskan ke masyarakat supaya semakin banyak orang yang mengetahui

adanya gagasan tersebut. Kita tidak perlu memikirkan “berapa orang yang menolak membaca?” jika ada satu orang yang mau membaca bisa jadi dia mencatat masukan dari tulisan yang baru saja ia baca, kemudian dia menambahi dengan idenya sendiri sehingga terciptalah ide baru. Ide sederhana yang awalnya dituliskan dalam kalimat pendek bias berlanjut menjadi ide besar yang tidak terduga. Marilah kita membuat komentar yang menyampaikan berbagai manfaat perpustakaan, kegiatan penulisan, diskusi yang berorientasi menghimpun solusi serta gagasan kreatif Anda lainnya. Awalnya ada warga masyarakat yang apatis terhadap hal ini. Seiring dengan bergulirnya waktu, makin banyak testimoni akan membuat publik penasaran. Untuk menghindari rasa bosan, bersemangatlah pada kegiatan positif dan produktif. Tulislah kegiatan anda untuk membangkitkan kemampuan menulis. Dan menampung ide anda. Selain itu anda juga bisa menulis usul dari teman atau keluarga. Kemampuan menulis bukan bakat, melainkan berawal dari niat. Dengan kegiatan menulis akan mengasah diri dalam menuangkan pikiran sehingga membuat kita lebih kreatif dan semakin kreatif.

5. Mengajak para anggota mempublikasikan tulisan mereka kepada masyarakat

    Apa untungnya mempublikasikan tulisan kita?                           

Dengan seringnya publikasi, orang akan banyak yang tahu, kenal, atau bahkan hapal suatu

tulisan yang dibaca, bahkan bisa bersaudara dengan para penulisnya. Dengan perkembangan lingkungan social dan budaya yang dinamis, wajarlah ada orang yang mencari tulisan-tulisan yang bermafaat. Untuk mendapatkan buku atau bentuk lain dari tulisan yang benar-benar dia butuhkan, orang akan berani membayar harganya. Sosialisasi dari pengelola perpustakaan kepada pengunjungnya serta partisipasi anggota dalam menyumbang komentar didukung oleh penggunaan teknologi informasi melalui ponsel maupun internet akan mempercepat peningkatan keterampilan anggota perpustakaan dalam hal penulisan. Anggota yang terampil menulis akan mampu membaca adanya peluang dan kebutuhan informasi dalam masyarakat, kemudian mengembangkan kebutuhan tersebut menjadi kegiatan yang semakin produktif. Pengelola perpustakaan perlu mengadakan sosialisasi terutama kepada para pengunjung tentang program yang diadakan untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam mengapresiasi koleksi pustaka yang tersedia.

6. Mengadakan kampanye kepada masyarakat luas melalui media lisan maupun tulisan

    secara berkesinambungan mengenai fungsi karya tulis

Dalam rangka menyamakan visi seluruh pengelola dan pengguna perpustakaan, perlu suatu

pengingat pesan moral dan nilai supaya mudah dibudayakan di lingkungan perpustakaan yang bersangkutan. Motto layanan harian dengan kata-kata yang menyentuh perasaan akan menciptakan kesan mendalam di hati para pengunjung. Motto yang tertulis pada papan sambutan sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dibaca oleh banyak pengunjung dan pengelola, sehingga mudah tertanam dalam benak pembacanya. Dan yang lebih penting adalah selalu dijiwai dan dibuktikan dengan sikap para pengelola harian dan disambut seluruh anggota dengan publikasi ke pengunjung dan masyarakat umum. Memang hal ini tidak semudah mengatakannya. Namun dengan niat untuk berbagi ilmu secara tulus niscaya senantiasa berguna. Penyertaan anggota dalam suatu divisi pada perpustakaan bisa berdasarkan minat masing-masing anggota, Bisa juga ditambah dengan inisiatif dewan anggota atau kebutuhan perpustakaan.

7. Membangun komunitas tulis yang dikemas dalam kegiatan wisata edukasi

Wisata edukasi yang dimaksud di sini yaitu suatu objek rekreasi untuk menyediakan lingkungan yang inspiratif supaya pengunjung mudah mendapatkan gagasan dalam berkreasi. Untuk merangsang tampilnya ide perlu dibuat berbagai alat Bantu yang fleksibel

 

Kesimpulan

Artikel ini ketika mulai ditulis, banyak ide yang sebatas teori. Akan lebih bermanfaat dengan menerapkan dalam praktek layanan pengembangan minat baca masyarakat

Saran

1.  Aplikasi dari artikel ini perlu beberapa pembahasan yang lebih rinci.

2.  Aplikasi dari artikel ini akan lebih mudah dengan meninjau sumber referensi

3. Penulis sangat mengharapkan penghargaan berupa kritik dan saran para pembaca demi    perbaikan kinerja penulis selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Zuhri, Amiruddin, Sukses Menjadi Penulis Independen,Genius,Yogyakarta, 2008

Kedaulatan Rakyat edisi 26 November 2008

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s